ANALISIS & SINTESIS

Riset dan Desain Hunian Idaman
Meneliti dan Merancang Hunian Idaman

Riset dikerjakan dengan rangkaian kegiatan : identifikasi permasalahan, telaah literatur, penentuan tujuan, pengumpulan data, analisis data, interpretasi dan mendapatkan pengetahuan baru. Mendapatkan pengetahuan baru, maksud riset dikerjakan. Percuma mengerjakan riset jika tidak diperoleh pengetahuan baru tentang permasalahan atau fenomena tertentu. Agar pengetahuan baru diperoleh, analisis data yang wajib dikerjakan. Tanpa analisis, pengumpulan data akan percuma. Analisis mengungkap pattern yang tersembunyi di dalam data. Analisis mengurai fenomena menjadi bagian-bagian penyusunnya, dan mengungkap karakteristik setiap bagian penyusun tersebut.

Jika analisis mengurai, meng-identifikasi karakteristik dan mengungkap pattern; sintesis merangkai bagian-bagian yang telah terpahami masing-masing karakteristiknya. Tidak mungkin merangkai bagian menjadi keutuhan, tanpa memahami karakteristik setiap bagian. Tidak mungkin merancang tanpa memahami karakteristik fungsi, ruang, bentuk dan konteks. Riset mengungkap karakteristik fungsi, ruang, bentuk, tapak dan konteks. Desain merangkai fungsi, ruang, bentuk, tapak dan konteks menjadi karya arsitektur. Riset menyusun pengetahuan arsitektur tentang fungsi, ruang, bentuk,  tapak dan konteks, serta hubungannya satu sama lain. Desain mengaplikasikan pengetahuan tersebut di dalam perwujudan karya arsitektur. Riset dan desain, analisis dan sintesis, dua kegiatan keseharian arsitek.

Mampu meriset dan mendesain, kompetensi ideal yang diimpikan oleh calon arsitek yang sedang mengikuti pendidikan atau arsitek yang sedang berpraktek sebagai desainer. Tetapi, sehari cuma 24 jam, waktu mungkin tidak cukup untuk  menjadi master dalam riset dan juga dalam desain. Menjadi researcher atau menjadi desainer, pilihan hidup. Yang manapun, perlu ’10 tahun di atas batu’ dan deliberate practice . Waktu + praktek, ramuan paling tepat untuk menjadi profesional, bukan amatiran.