ARSITEKTUR ITB

Single Blog Title

This is a single blog caption
22 May 2016

SUDUT KENIKMATAN

//
Categories

Kedai Ayam Bakar dan Ayam Goreng Si Bungsu © Dwi Astuti

 

Dwi Astuti | 15213102

Bagi sebagian orang yang tinggal di Bandung terutama di kawasan Jalan Tamansari  atau sekitaran ITB tentunya mengenal kenimatan tiada ujung yang terletak di sudut pertemuan antara Jalan Gelap Nyawang dan Jalan Tamansari. Maka kali ini akan dibahas tentang Kedai Ayam Bakar dan Ayam Goreng Si Bungsu. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 16.00 WIB -24.00 WIB. Menu yang ditawarkan oleh Kedai Ayam Bakar dan Ayam Goreng Si Bungsu ini cukup kreatif dan bervariasi. Terdapat tiga macam ayam bumbu yang tersedia, ada ayam bumbu manis, ayam bumbu asin, dan ayam bumbu pedas. Belum lagi menu pelengkap lainnya seperti tahu, tempe, sate usus, sate ati ampela, kepala ayam, dan menu terbarunya yaitu tepung krispi, tersedia dalam varian rasa gurih dan pedas.
20160518_181220
Disini pembeli dibebaskan untuk mengambil dan memilih makanan yang diinginkan. Kemudian pembeli dapat memilih ayam untuk dibakar atau digoreng. Ayam tersebut kemudian disajikan dengan nasi putih hangat, lalapan mentimun segar, dan 2 macam sambal. Nah… bicara soal sambal, kedai ini memiliki sambal yang tak kalah spesialnya. Terdapat 2 macam sambal yaitu sambal terasi yang rasanya cenderung manis dan sambal super pedas yang dijamin membuat anda, para penikmat makanan pedas, ketagihan. Adalah paduan terbaik ketika nasi hangat disajikan bersama dengan ayam bakar bumbu pedas dan ditemani berbagai pelengkap lainnya. Wah… Sungguh kenikmatan disudut jalan yang tiada tara.

 

20160518_181348

 

Kedai ini merupakan kedai sementara yang dipasangi tenda dan segala perlengkapannya disaat sore hari kemudian dibongkar pada malam hari saat kedai ini tutup. Meski hanya kursi plastik dan meja rangka besi yang cukup sederhana, namun samasekali tidak mengurangi kenikmatan suasana di kedai ini. Belum lagi beranjak menuju malam hari akan banyak hiburan dari para pemain musik jalanan. Kedai ini akan dipenuhi pengunjung sekitar pukul 18.30 WIB – 20.00 WIB. Suasana antrean panjang akan sangat mudah dijumpai. Meski demikian hal ini tetap tidak menyurutkan minat pembeli. Penjual yang ramah juga menambah daya tarik kedai ini. Suasana makan malam yang begitu hangat, yang hanya diterangi bohlam berwarna putih kekuningan ditemani dengan alunan musik, lengkap dengan sambal pedas dan menu ayam. Sungguh, kenikmatan akan semakin bertambah kala makan bersama teman-teman. Jadi kata siapa makan enak harus mahal? Kenimatan dapat kita peroleh  bahkan hanya di sudut jalan yang penuh dengan kesederhanaan.