ARSITEKTUR ITB

Single Blog Title

This is a single blog caption
23 May 2016

Kenyamanan Interior Sebuah Ruang Kelas

 

Gambar 1. Tampak eksterior ruang kelas dari arah koridor.

Dian Inayah | 15213068

Wah, interiornya baik. Kesan itulah yang pertama kali muncul dalam pikiran saya saat melihat interior ruangan yang baru saja saya masuki. Sebuah ruangan yang ternyata adalah ruang kelas kursus bahasa Inggris ini (English First) didesain unik dan sangat menarik. Tampak adanya dominasi kayu yang dipadukan dengan material kaca yang transparan. Dengan perantara material kaca inilah kesan tanpa batas pun dimunculkan. Peletakan unsur-unsur interior yang tertata pun mempengaruhi kesan baik yang tercipta. Hal-hal tersebut menjadi nilai plus bagi tempat kursus yang berlokasi di Jl. Banda, No. 21 Bandung sehingga akhirnya menjadi preferensi saya dalam memilih tempat kursus.

Gambar 2. Furniture dan poster besar di ruang kelas

 

Image

Image yang diciptakan ruang ini adalah simple, cozy, dan elegant. Image simple dan elegant paling kuat ditonjolkan oleh furniture kursi-meja yang ada di dalam ruang kelas ini. Bentuknya yang sedikit curvy, ditabrakkan dengan fungsinya yang kaku (serius) sebagai kursi-meja belajar memunculkan efek yang unik dan elegant. Sementara warna furniture, lantai parket kayu, dan wallpaper di salah satu sisi dinding yang masih dalam satu tone warna, membuat image ruangan menjadi cozy karena menyuguhkan warna yang hangat dan padu ke dalam mata kita.

Gambar 3. Interior ruang kelas.

Mood

Menurut saya, kondisi fisik suatu ruangan sangat mungkin mempengaruhi mood pengguna yang ada di dalamnya. Dan untuk sebuah kelas, yang sifat penggunaanya cukup permanen atau untuk jangka waktu yang cukup lama, tentu harus didesain dengan baik agar pengguna (dalam hal ini pelajar) memiliki mood yang baik sehingga dapat melakukan pembelajaran dengan nyaman. Dari manakah mood yang baik dapat muncul? Dalam hal ini diwujudkan dari susunan interior yang menurut saya cukup simple tetapi sangat menarik. Pada dinding, hanya ditempel sebuah poster besar bergambar kota di luar negeri, dan di sisi lain hanya papan tulis. Namun, lighting-lah berperan paling penting dalam pembentukan mood disini, sebab cahaya yang dipancarkan adalah kuning-putih. Cahaya warna ini cenderung membuat kita lebih santai, dan mood yang tercipta menjadi menyenangkan dan tidak kaku.

Privasi

Selain kesan-kesan positif di atas, menurut saya ada poin yang sedikit negatif juga pada ruangan ini, yaitu pada aspek privasi. Ruang kelas yang dindingnya adalah material kaca ini, membuat pengguna kelas berkurang privasinya karena dapat terlihat jelas oleh orang yang berada di luar atau koridor. Bahkan terkadang membuat pengguna teralihkan perhatiannya karena ada yang berlalu-lalang di koridor dan sering menjadi tidak fokus pada pengajar. Namun, hal ini sudah cukup baik diatasi meskipun tidak pada semua kelas, yaitu dengan mengarahkan pandangan pengguna kelas ke arah yang berlawanan dengan dinding kaca seperti gambar di bawah. Dengan demikian, pengguna kelas akan lebih fokus.

Gambar 4. Interior ruang kelas menghadap arah papan tulis.

Overall, interior ruang ini baik, karena berusaha didesain untuk membawa suasana berbeda dari ruang kelas pada umumnya dan menurut saya itu berhasil. Karena saya yakin, pengguna yang berdiam di dalam ruang ini tidak akan merasa bosan dan mengantuk. Tidak akan ada alasan bahwa ruangan terlalu monoton, justru sebaliknya, ruang ini bisa dibilang terlalu nyaman untuk dijadikan ruang belajar.